post-image

Deputi SINKA: Rekrutmen ASN Dilandasi Tujuan Strategis Nasional

Manado-Humas BKN, Gelaran seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) tahun 2023 untuk 14 titik lokasi yang tersebar di wilayah kerja Kantor Regional XI BKN (Kanreg XI BKN) Manado yang terdiri dari Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Seleksi Kompetensi (Selkom) Calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (CPPPK) telah berakhir pada 2 Desember 2023 lalu. Hal tersebut disampaikan Akhmad Syauki, Kepala Kanreg XI BKN Manado saat membuka pelaksanaan Rapat Evaluasi Seleksi CASN Tahun 2023 di Wilayah Kerja Kanreg XI BKN bertempat di Grand Kawanua Novotel Manado, Kamis (7/12/2023). Kegiatan ini menghadirkan Deputi Bidang Sistem Informasi Kepegawaian BKN, Suharmen, Kepala Pusat Pengembangan Sistem Seleksi (PPSS), Soni Sultana, dan Direktur Pengelolaan Data dan Penyajian Informasi Kepegawaian (PDPIK), Wahyu. Pelaksanaan kegiatan ini dimaksudkan untuk mewadahi pendapat atas pelaksaan seleksi yang telah dilalui. 

Suharmen dalam paparannya menyampaikan bahwa rekrutmen Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) bukan berdasarkan penghitungan analisis jabatan dan analisis beban kerja saja, melainkan dilandasi pula pada tujuan strategis nasional. “ASN perlu berperan sebagai perekat Negara dengan kemampuan dan keahlian untuk pengembangan kapasitas serta akselerasi kinerja organisasi sehingga mampu mempercepat pencapaian tujuan strategis nasional” terangnya. Selain itu Suharmen juga mengungkapkan bahwa pelaksanaan seleksi CASN tahun 2023 ini merupakan implementasi atas kebijakan pemenuhan kebutuhan ASN tahun 2022-2030. "Untuk mencapai visi, misi Indonesia maju, mendukung kelancaran tugas dan pelayanan kepada masyarakat, meningkatkan kapasitas organisasi, dan mempercepat pencapaian tujuan strategis nasional, membutuhkan penambahan pegawai Aparatur Sipil Negara yang mengacu proyeksi kebutuhan instansi pembina yang mendukung prioritas nasional, potensi kewilayahan dan mengacu proyeksi BUP selama 10 tahun," ungkapnya.

Selanjutnya dalam paparannya, Suharmen menyampaikan statistik pendaftar untuk wilayah kerja Kanreg XI BKN mencapai 32.773 pelamar yang melakukan submit di halaman SSCASN milik BKN. "Untuk pendaftar formasi PPPK guru sebanyak 10.655, teknis sebanyak 11.128, dan tenaga kesehatan sejumlah 10.990," terang Suharmen.

Pada kesempatan yang sama, Kepala PPSS, Soni Sultana menjelaskan beberapa hal terkait evaluasi pelaksanaan seleksi CASN tahun 2023, mulai dari kebijakan dan alur pengadaan ASN, hingga pelaksanaan seleksi dengan sistem CAT BKN tahun 2023. "Kebijakan pengadaan ASN berfokus pada pelayanan dasar (guru dan tenaga kesehatan) seoptimal mungkin menyelesaikan masalah non-ASN dan mengurangi sedapat mungkin rekrutmen jabatan yang akan terdampak oleh transformasi digital," tegas Soni. Lebih lanjut, Soni mengungkapkan peserta yang mengikuti seleksi CASN tahun 2023 dapat mengunduk sertifikat hasil seleksi CASN melalui laman sertificat.bkn.go.id. "Sesuai dengan KepmenpanRB 651/2023, Hasil SKD diterbitkan dalam bentuk sertifikat dan berlaku sampai dengan seleksi pengadaan PNS 1 (satu) periode berikutnya. Apabila peserta seleksi pengadaan PNS, mengikuti seleksi periode berikutnya, maka nilai SKD tahun sebelumnya dinyatakan tidak berlaku," terang Soni.

Selain itu, pada kegiatan rapat evaluasi ini juga membahas mengenai pentingnya dukungan data dalam manajemen kepegawaian ASN yang dipaparkan oleh Direktur PDPIK, Wahyu. Pada paparannya, Wahyu menyampaikan terdapat 7 agenda transformasi dalam UU ASN 23/2023 yakni (1) transformasi rekrutmen dan jabatan ASN, (2) kemudahan mobilitas talenta nasional, (3) percepatan pengembangan kompetensi, (4) penataan tenaga non-ASN, (5) reformasi pengelolaan kinerja dan kesejahteraan ASN, (6) digitalisasi manajemen ASN, dan (7) penguatan budaya kerja dan citra institusi. "Untuk mewujudkan agenda tersebut dibutuhkan satu data ASN. Kebijakan tata kelola data ASN menghasilkan data yang akurat, mutakhir, terpadu, dan dapat dipertanggungjawabkan, serta mudah diakses dan dibagipakaikan antar instansi pusat dan instansi daerah melalui pemenuhan Standar Data, Metadata, interoperabilitas Data dan menggunakan kode referensi dan Data induk," kata Wahyu.

Pada kegiatan ini juga dirangkaikan dengan penyerahan Penghargaan atas Progress Penyelesaian Data Disparitas Data ASN Tahun 2023 yang diserahkan secara langsung oleh Deputi Sinka BKN, Suharmen kepada Kepala Kanreg XI BKN Manado, Akhmad Syauki dimana Kantor Regional XI BKN Manado menduduki peringkat pertama dari 14 Kantor Regional BKN. Dan dilanjutkan dengan penyerahan penghargaan yang sama untuk Pemerintah Daerah di wilayah kerja Kanreg XI BKN Manado.